Cegah Penularan Covid-19, Desa Wisata Cibuntu Lakukan Prokes Ketat

Cegah Penularan Covid-19, Desa Wisata Cibuntu Lakukan Prokes Ketat
Spread the love

Diperbolehkan dibukanya tempat wisata dengan penerapan protokol kesehatan yang  ketat pada masa liburan Idul Fitri 1442 H, beberapa pengelola obyek wisata sudah mulai menerima kunjungan wisatawan salah satunya adalah Desa Wisata Cibuntu.

Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Desa Wisata Cibuntu selaku Pengelola desa wisata melakukan penerapan protokol kesehatan terhdap setiap pengunjung yang datang. Setiap pengunjung yang datang diwajibkan menggunakan masker dan tetap menjaga jarak saat berada di lokasi wisata.

Hal ini disampaikan oleh Adang selaku Ketua Kompepar Desa Wisata Cibuntu. Menurutnya, sebelum masuk, pengunjung juga diwajibkan untuk melakukan pengecekan suhu tubuh dan mencuci tangan dengan sabun di tempat yang sudah disediakan.

“Kita lakukan penerapan protokol kesehatan yang ketat, saat masuk ke Desa Wisata, begitu pun saat masuk ke area Pager Gunung Campsite dilakukan pengecekan suhu tubuh dan mencuci tangan dengan sabun di tempat yang sudah disediakan” Jelas Adang.

Adang menjelaskan, dari kapasitas sekitar 5.000 an wisatawan yang bisa berkunjung, Desa Wisata Cibuntu untuk liburan sampai hari ketiga ini, membatasi hanya 20% pengunjung yang bisa berwisata ke Desa Wisata kebanggaan Jawa Barat ini.

“dalam 3 hari liburan pasca lebaran ini, rata-rata sekitar 500 an wiatawan yahg datang berkunjung, itu hany 10 persenan dari kapasitas yang ada” Jelasnya.

Kepada setiap wisatwan, dilakukan Protokol kesehatan benar-benar diterapkan secara ketat, untuk mencegah adanya penyebaran Covid-19 .

“pengunjung  masih di dominasi wistawan lokal seperti Cirebon dan Indramayu wajib mengikuti penerapan Protokol kesehatan yang diterapkan pihak pengelola” Pungkasnya

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *