Bagi Cibuntu, Trisakti Bukan Sekedar “Bidan” yang Menolong Kelahiran Desa Wisata

Bagi Cibuntu, Trisakti Bukan Sekedar “Bidan” yang Menolong Kelahiran Desa Wisata
Spread the love

Bagi Desa Wisata Cibuntu, STP Trisakti tidak hanya sekedar “Bidan” yang berhasil membantu proses kelahiran Desa Wisata Cibuntu. Dengan bimbingan dari STP Trisakti yang berkelanjutan sejak lebih dari sepuluh tahun yang lalu, mampu menjadikan Cibuntu menjadi Desa Wisata yang terkenal dan banyak dikunjungi wisatawan seperti saat ini.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Cibuntu, Awam dalam sambutannya saat menerima silaturahmi Ketua Yayasan Trisakti dan Ketua STP Trisakti dengan Camat dan para Kepala Desa di wilayah Kecamatan Pasawahan yang bertempat di Pendopo Desa Wisata Cibuntu (13/6).

“Desa Cibuntu tidak sekonyong-konyong jadi Desa WIsata, betul-betul hasil kajian, hasil survey dan hasil uji kelayakan dari mahasiswa-mahasiswa yang diutus ke Cibuntu, selanjutnya sekitar pertengahan 2011 dikirim dosen-dosen dan mahasiswa pascasarjana untuk melakukan pembinaan di desa Cibuntu” Cerita Kepala Desa yang biasa dipanggil Abah Kuwu Cibuntu.

Menurut Abah, keluarga besar Trisakti sudah dianggap seperti keluarga bagi dirinya dan masyarakat Desa Cibuntu. Bimbingan yang tulus dan berkelanjutan dari STP Trisakti menjadikan Desa Cibuntu menjadi Desa Wisata milik Kuningan kebanggan Jawa Barat.

Senada dengan Abah, Ketua STP Trisakti Fetty Asmaniati juga menyampaikan hubungan antara Trisakti dengan Cibuntu layaknya seperti saudara, yang akan saling menguatkan satu sama lain.

“Kata yang tepat, Cibuntu dan Trisakti itu bagaikan saudara, jadi apa seh kalau saudara itu, saudara itu harus saling menguatkan, mudah-mudahan dengan apa yang kita lakukan untuk selalu mengangkat Cibuntu untuk bisa menjadi percontohan diseluruh Indonesia bagi desa yang ingin mengembangkan, mudah-mudahan Cibuntu itu sudah layak dan pantas” Jelas Fetty.

Fetty juga menjelaskan, Desa Cibuntu bersama Desa Cipasung akan diikutsertakan dalam PATA Gold Award 2021, dimana STP Trisakti sudah menjadi membership PATA sejak tahun 1995.

“Kami bersama-sama mengembangkan desa ini sudah sekitar sepuluh tahun, kita berharap apa yang  kita lakukan bersama untuk menjadikan CBT itu dan kita coba usung dan ikutkan dalam PATA AWard, ya mudah-mudahan lah namanya juga usaha , tapi yang pasti sudah tercatat karena masuk databasenya Pata” Jelas Fetty.

Sementara itu, Agie Pradhipta, Head of Student Affairs Division STP Trisakti salah satu dosen STP Trisakti yang ikut terlibat langsung diawal pengembangan Desa Wisata Cibuntu menyampaikan bahwa kekuatan Cibuntu menjadi sebuah Desa Wisata adalah silaturahmi dan keramahtamahan yang menjadi modal kuat yang dimiliki oleh masyarakat di desa Cibuntu.

“Kalau kami boleh berbagi, kekuatan Cibuntu itu adalah silaturahmi, kedatangan awal kami pada tanggal 15 April 2011, kami dijemput langsung oleh Abah Awam di stasiun, sungguh luar biasa kesan pertama yang kami ambil dari sosok Abah Kuwu” Jelasnya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *